Malang

Kode Pos

Malang
Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur (Jawa Timur), Indonesia. Ini memiliki sejarah yang berasal dari zaman Kerajaan Singhasari. Sebagai kota terpadat kedua di provinsi ini, sensus 2016 tercatat 887.443 orang di kota ini. Wilayah built-up (metro) adalah rumah bagi 2.795.209 penduduk yang tersebar di 2 kota dan 22 kabupaten (21 di Kabupaten Malang dan 1 di Kabupaten Pasuruan ).

Kota ini terkenal dengan iklimnya yang sejuk. Selama masa penjajahan Belanda, ini merupakan tujuan populer bagi penduduk Eropa. Sampai saat ini, Malang tetap memegang posisinya sebagai tujuan wisata mancanegara bagi wisatawan internasional.

Pada tahun 1997, Malang terhindar dari dampak krisis keuangan Asia, dan sejak saat itu ditandai dengan pertumbuhan ekonomi dan populasi yang stabil.
Etimologi dari nama Malang tidak pasti. Salah satu teori mengatakan bahwa nama Malang berasal dari kata Malangkuçeçwara yang berarti “Tuhan telah menghancurkan yang salah dan ditegakkan dengan benar”. Kata-kata itu diambil dari sebuah istilah kuno yang menyebutkan sebuah kuil legendaris bernama Malangkuçeçwara yang konon terletak di dekat kota Malang. Kata Malangkuçeçwara diaplikasikan sebagai semboyan kota Malang.

Sejarah
Sejarah Kabupaten Malang dapat terungkap melalui prasasti Dinoyo 760 AD sebagai dokumen resmi utama untuk mendukung kelahiran Malang sebelum sebuah prasasti baru ditemukan pada tahun 1986, yang belum dapat diuraikan. Menurut prasasti tersebut, disimpulkan bahwa abad ke-8 merupakan awal dari eksistensi pemerintah Kabupaten Malang karena lahirnya keputusan Raja Gajayana tentang kerajaan Hindu India-nya di Malang. Dari prasasti Dinoyo, dicatat bahwa prasasti tersebut menggunakan Kalender Candra Sengkala atau Cronogram, dan menyatakan bahwa tanggal lahir Kabupaten Malang ada di Jum’at Legi (Jumat Agung) tanggal 28 November 760 M. [7]

Kota ini adalah ibu kota Singhasari pada 1222, kemudian dipindahkan ke koloni Belanda. Malang dimodernisasi di bawah Belanda; Iklimnya yang ringan yang diakibatkan oleh elevasinya, dan kedekatannya dengan pelabuhan utama Surabaya, menjadikannya tujuan populer bagi orang Belanda dan orang Eropa lainnya. Pada tahun 1879, Malang terhubung ke jaringan kereta api Jawa, yang selanjutnya meningkatkan pembangunan dan mengarah pada industrialisasi yang meningkat.

Seiring dengan pertumbuhan datang urbanisasi. Pemerintah tidak dapat memenuhi kebutuhan penduduk akan perumahan yang terjangkau, yang menyebabkan pembangunan kota-kota kumuh di sepanjang sungai dan jalur kereta api. Saat ini, kota-kota kumuh masih ada; meskipun beberapa telah berubah menjadi perumahan “lebih baik”.

Kode Pos Desa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *